Transportasi Umum di Taipei, Taiwan

Hal yang paling saya suka dari Taiwan (khususnya di Taipei) adalah prasarana yang keren. Gimana ga keren coba. Ke mana-mana gampang banget. Tinggal naik MRT, bisa langsung nyampe di objek wisata (101, pasar malam, musium, kebun binatang, gondola), taman kota, dan mal. Stasiun MRT dibangun di dekat – di samping – bahkan ada juga yang jalan keluar stasiun yang langsung sampai di tempat tujuan.

Ada beberapa stasiun transfer (kalo di Jakarta seperti di Manggarai, Duri). Meski tidak ada gerbong khusus wanita, MRT cukup aman untuk semua kalangan. Selain itu, toilet di stasiun cukup bersih (bersih banget malah kalau dibandingkan sama toilet stasiun di Indonesia yang malesss banget untuk didatangi, apalagi sama cewek yang jiji’an kayak gueh), hehe.

Jika bicara detail, pintu tiap gerbong MRT lebih aman. Di sepanjang peron ada pintu otomatis yang akan tertutup terlebih dahulu sebelum pintu MRT terbuka dan sebaliknya, pada saat pintu MRT datang, pintu MRT akan terbuka dahulu sebelum pintu peron terbuka. Di depan tiap pintu peron ada 2-3 garis. Garis antrian untuk penumpang yang akan naik dan garis jalur penumpang turun. Orang Taiwan juga suka antri dan ga suka nyerobot (walau ada 1-2 yang kadang nyerobot juga, xixi).

MRT juga dipenuhi simbol-simbol yang lucu dan tanda-tanda yang mudah dimengerti. Misalnya, lampu untuk pintu sebelah mana yang akan terbuka, jalur stasiun dan transfer stasiun yang ada di 1 line, serta nama-nama stasiun yang akan disinggahi (dalam bahasa Cina dan Inggris).

Rute MRT Taipei, Taiwan

Melihat peta itu, gampang banget kan untuk didatangi. Kalo ada yang tidak dimengerti, tinggal bertanya. Tapi pastikan yang kamu tanya bisa bahasa Inggris. Xixixi… Biasanya pilihan saya bertanya jika butuh sesuatu adalah staf di S***bucks, Carr*****, M*Dona**. Karena di pasar tradisional agak susah untuk itu. Bisa juga download aplikasi Learn Chinese untuk membantu saya berkomunikasi. Jika tidak ada, terpaksa saya pakai bahasa tubuh, dan terakhir, memilih untuk diam dan nyasar. Haha..

Cover art   Learn Chinese Mandarin Phrases- screenshot     Learn Chinese Mandarin Phrases- screenshot

Jalan-jalan sendiri ke tempat baru, di luar negeri, tidak perlu takut nyasar dan salah. apalagi kalo punya koneksi internet. Tinggal buka gugel, gugel translet atau apa aja yang bikin kita bisa komunikasi sama orang lain. Dan juga kamu harus punya uang, buat pulang naik taksi kalo nyasar, hehe. Yang paling penting adalah kita yakin bahwa yang situasi dan kondisi kita aman dari orang yang tidak baik.

Di Taipei, pejalan kaki dan pengguna transportasi massal jadi prioritas. Untuk pejalan kaki, selalu ada trotoar yang cukup lapang untuk pejalan kaki, lengkap dengan rambu lalu lintas termasuk rambu untuk pejalan kaki. Ada yang bilang, tiap sisi jalan ada CCTV-nya (kalo ini saya belum tau benar atau tidak).

Di tiap taman, ada tempat penyewaan sepeda yang bisa disewa dengan easycard, kartu (karcis yang digunakan untuk naik MRT), belanja, naik sepeda, parkir, dan ngopi di S**cks. Hehe

Hasil gambar untuk easy card

EasyCard is a ‘touch-and-go’ IC ticketing system for the Taipei Metro, bus services, designated car parks, stores and government agencies. Just pass the card over the sensor area to make a transaction, avoiding hassles with finding correct change. As value can be added to the card at any time, there is no need to repeatedly purchasing new cards. An EasyCard can be used for years and its ultimate aim is to allow people to travel throughout Taiwan with only one card – https://www.easycard.com.tw/english/easycard/index.asp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s