#Bali #PerahuKertas #Aku

Mungkin

dan sepertinya memang,

Bali adalah tempat yang indah untuk jatuh cinta. Menjatuhkan cinta di sana.

Tanggal 4-9 Oktober kemarin gue ke Bali. Yap, akhirnya dengan tiket promo dari sebuah maskapai, gue bisa ke Bali. Sebelum dan sesudah ke Bali, gue singgah di Surabaya. Sebenarnya, gue ke Bali sama Nita. Tapi, baru banget kami nyampe di Bali, ternyata doi harus pulang untuk tanda tangan kontrak kerja di salah satu bank. Well, sebenarnya pas ini gue galau mampus, apa gue pulang juga atau lanjutin liburan gue sendiri. Gue tau liburan sendiri itu bakal garing banget rasanya, hiks. Tapi, liburan harus tetap jalan dong. Oke, akhirnya gue memutuskan untuk liburan sendiri. Untung di Bali ada sepupu gue (ponakan sih lebih tepatnya).

Hmmm, Bali emang menyenangkan banget. Woohoo. Apalagi penginapan gue di Poppies 2, 700m dari Pantai Kuta. Gue tiap hari emang ke pantai, ngalay. HAHAHHA. Oke, gue masih rada males cerita. intinya, gue ke beberapa tempat, kaya’ GWK, Tanah Lot, Bedugul, Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, apalagi yah, pokoknya gitu lah, Sejuta momen menjadi menarik ketika diputar kembali dalam ingatan. Misalnya pas gue candle light diner di Jimbaran sama Hadi (sepupu gue), atau pas gue ngumpul sama Hadi dan temen2nya, atau pas makan pizza dan ke pantai (yang sampe sekarang gue ga tau namanya apa) bareng Guido (temen gue yang umurnya cukup jauh di bawah gue). Momen ga kalah pentingnya pas gue sendiri ngalay ke mana aja. Pantai Kuta, muterin Legian sendiri sambil makan es krim (ini dua kali gue lakuin, hahahaaa), nongkrong sendiri di Mc D Kuta sampe 3 jam (ini ga keitung gue lakuin). Pokoknya kemarin itu liburan dalam arti sebenar-benarnya deh.

Pas gue jalan sendiri, gue beberapa kali kenalan sama orang yang gue temui di sana. Kadang kenalan sama satu orang atau yang lagi bareng teman-temannya, jadi sekalian banyak kenalan gue. Haha, ga mungkin banget gue mau stay jadi makhluk ansos. hello, ini Bali gitu loh. Kenalan aja sama orang-orang walaupun sekadar kenalan hanya untuk di Bali dan ga berlanjut setelahnya. haha. Kaya teman2 yang gue baru kenal waktu itu dan akhirnya gue menyelesaikan pertemanan kami -,-‘

sepulang dari Bali kemarin, gue singgah di Surabaya 2 hari. Di sana gue nonton Perahu Kertas PartII bareng Yetty. Dan sumpahhhhhhhhhhhh, gue jadi galau banget. Ya seperti yang kita tahu, settingan Perahu Kertas kan sebagian di Bali. Pas banget lagi, latar-latar pantainya ngingetin gue sama Bali yang baru aja gue tinggalin sehari sebelumnya. Tiap detik momen-momen yang terekam terputar di layar besar di depan gue. Memang, di Bali ga ada momen percintaan, yang bisa aja bikin gue gundah gulana pas lihat settingan Bali yang lagi ada di Perahu Kertas. Tapi emang tuh film jago banget mainin perasaan orang. Membuat gue harus masuk ke dalam sosok Keenan dan Kugy, bahkan gue sedang ingin menjadi sutradaranya pada saat itu. HAHA. Sampe sekarang bahkan kalo gue dengar soundtrack2 Perahu Kertas, gue suka nangis sendiri tanpa sebab yang konkret. Tetap jatuh cinta pada film itu. HIKS

dan seperti yang gue katakan di awal, Bali memang tempat yang indah untuk jatuh cinta. Bukan jatuh cinta pada seseorang, tapi jatuh cinta dengan Bali itu sendiri.

I❤ BALI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s