human error

Kacau-sekacau-kacaunya. Gini nih kalo ga teliti. Jadi, waktu hari Minggu aku ditelpon sama seorang ibu, ibunya bilang kalo “ini mama yang di Alor”. Eh, aku langsung nyimpulin kalo ini adalah Mama Gina atau Ibu Lurah Kolana Utara tempat aku K2N. Aku langsung kasih tau ke teman-teman kelompok K2N supaya cari waktu yang tepat di antara Selasa-Kamis untuk kami bisa rame-rame ketemu sama Mama Lurah. Yah pastilah kami kangen dengan Beliau. Tapi, hal yang membingungkan adalah, Sinta, seorang teman kelompokku bilang “kata Pak Lurah, Ibu Lurah ada di Kolana”. Setelah itu, Vio pun bilang hal yang sama saat bertanya pada Pak Lurah. Aku yang udah senang Mama Lurah mau ke Jakarta sudah mikir mau ngasih titip apa ke Kolana Utara (foto dan bola sepak). Untungnya ga jadi kucetak fotonya dan kubeli bolanya.

Karena penasaran, aku coba cek nomer ibu itu ke ponsel yang satu. Dan, ternyata… Ibu yang dimaksud adalah Mama Evi Lahar. GUBRAKKKKKKkKKKKKKKKKKK!! TETOTTTTT!!! Mama Evi adalah salah satu pejabat yang kami temui saat makan malam bersama di rumah jabatan Bupati Alor. Waktu itu, aku dan Sari makan di meja yang sama dengan Mama Evi. Kami hanya bertemu sekali dan sempat smsan. Jadi, yang tau mama Evi cuma aku dan Sari.

Sesuai janji, aku dan Mama Evi akan bertemu di ITC Depok. Saat bertemu, aku langsung diberikan oleh-oleh kue rambut dan mangga kelapa. Kue rambut adalah makanan khas Alor dan mangga kelapa adalah buah yang tumbuh di Alor tapi tidak tumbuh di tempat lain. Rasanyaaaa enak banget. Mangganya muda, tapi manis ga ada asemnya. Kaya’ mangga tapi rasa apel tapi rasa pepaya. Pas aku bagi-bagi ke anak kos, semuanya suka dan minta lagi yang banyak. Hehe.

Pas jalan di ITC, Mama Evi mau ngajak aku jalan-jalan ke Depnakertrans tapi ga jadi karena aku kuliah. Kami juga ngobrol-ngobrol. Aku dipanggil anak terus dan tangannya digandeng terus, haiahhhhh. Hehe. Mama Evi gaul abis dan lucu. Haha. Habis jalan beberapa lama, akhirnya aku pamit. Capek banget rasanya hari ini karena kuliah sampe sore dan belum istirahat sama sekali. Eh pas mau pulang, dikasih duit pula sama Mama Evi (lumayan pembeli pizza) hohooo.

*kita harus selalu berusaha baik dengan orang lain karena dalam hidup ini, suatu saat kita akan bertemu orang yang sama, yang mungkin saja akan kita butuhkan di hari nanti. Selain itu, banyak teman banyak rejeki. (Nasihat Papa) hehe😉

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s