Turn to God

-Anugerah yang tak terukur, membawa kita pada hidup yang penuh ucapan syukur- kutipan ini aku ambil di sebuah panduan renungan rohani. Pemberian teman, F. tepatnya seminggu lalu, sesaat setelah kami ibadah minggu bersama. Tentu saja ini bikin aku merasa tersentak mengingat sesuatu. Malam ini, sesaat setelah sate, panduan renungan itu menatapku, seakan mengajak kembali ke sekitar 6-5 tahun lalu, saat masih kelas 2-3 SMA. Ingat kepengurusan Perisai, ingat saat jadi bendahara retreat, komisi pemerhati, humas, minat bakat, bendahara Perisai yang tiap minggu bolak-balik toko buku rohani, jadi MC ibadah, pimpin sharing jam doa, pimpin sharing firman kebaktian Jumat, MC LSD, PA, tiap pencarian dana kepanitiaan, dan… terlalu banyak kenangan. Kakak-kakak rohani dari Perkantas yang hingga sekarang masih komunikasi sama aku. Bahkan tiap lagu yang selalu kami nyanyikan dengan tiap gerakannya, masih ada, lekat di ingatan.

Lalu, mengapa sekarang tak bisa tiap hari menyediakan waktu bersama Tuhan dalam dekapan-Nya? Apa begitu banyak perubahan hingga aku selalu mencari alasan untuk menunda dan melupakannya? Bukankah dulu sering sate dengan teman2? Jangan salahkan lingkunganmu, Li. Bukankah semakin dewasa kamu merasa semakin diberkati? Bahkan Bapa ga pernah ninggalin kamu. Kamu yang harus mendisiplinkan dirimu. Hati harus dimantapkan dan perbaiki HPDTmu.

Bapa, besar sungguh kasih setiaMu
Nyata sungguh perlindunganMu, tak satu kuasa mampu pisahkan aku dari kasihMu. Bapa ajar ku slalu hormatiMu, ajar kuturut perintahMu, brikanku hati tuk menyembahMu dan bersyukur padaMu.
Sperti Bapa sayang anak-Nya. Demikiankan Engkau mengasihiku. Kau jadikan biji mataMu, Kau berikan smua yang ada padaku. Sperti Bapa sayang anak-Nya, demikianlah Kau menuntun langkahku, hari depan indah Kau beri. RancanganMu yang terbaik bagiku.

Makasih untuk tiap nafasku, tiap langkahku Bapa. Untuk tiap cintaMu. Ajar aku untuk slalu bersyukur dan takut padaMu. Ajar aku mengasihi sesama lebih lagi. makasih sudah mengasihiku Bapa. Makasih untuk hidup ini. I HEART U, MY JESUS.

 

 

 

One thought on “Turn to God

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s