lalu apa?

sampai sejauh apapun, sampai semengerti apapun, aku tetap perempuan.
sampai sedekat apapun, sampai seberteman bagaimanapun, aku tetap perempuan.
kadang aku sekuat baja, lebih banyak waktu aku selembut kapas, serapuh lapisan air yang beku.
kenapa kau datang hanya untuk pergi? begitu cepat hanya memberi cinta dan luka. lalu apa sekarang? beginilah adanya.
kembalilah padanya, aku terima.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s