ini surat belum selesai.

ini surat.

surat ini entah ingin kuberikan kepada siapa. maklum, namanya masih belum ada di kepala.

sebuah sirine mengaung-ngaung di kepalaku, menuntut sebuah nama.

entah namanya terdiri atas satu kata, dua kata, atau banyak.

yang penting, ada nama.

hei, tidakkah kau tahu, aku sulit menuliskan nama.

saat takdir berputar-putar mengelilingiku, tak ada yang singgah.

takdir mengikuti arah bumi berotasi.

tak ada kata, hanya sapa dan berpisah.

ah, entahlah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s