perhentian.

02:40 WIB

sebuah laptop dan beberapa ponsel masih menatapku, kami saling menatap, entah apa tujuannya. tak ada kata. hari ini begitu lelah dan pada akhirnya semua kelelahan itu tertutupi dengan kebahagiaan makalah akhir yang sudah sampai ke dosen. puji Tuhan🙂 tapi kembali lagi pada pertanyaan, kenapa aku belum ngantuk? kebiasaan begadang kembali lagi. sekarang sudah pagi. dan, memang tadi siang aku minum kopi. iya, iya… minggu ini memang setiap hari (tanpa sadar) aku minum kopi. entah… enak, mungkin.

bulan ini memang bulan perjuangan. tugas tak lelah datang. tapi di balik keletihan dan kelelahan, ada kebahagiaan menikmati tugas. setidaknya itu membuatku merasa cukup penting🙂

dua hari lagi Natal tiba. ini Natal pertamaku jauh dari orang tua. Mama dan Papa. semandiri-mandirinya aku mengejar masa depan dan mimpiku, aku tetap gadis bocah yang manja pada orang tua. jika sedikit gengsi, aku bisa mengubahnya menjadi “semanja-manjanya aku pada orang tua, aku akan tetap mandiri mengejar masa depan dan mimpiku.” lebih bergengsi, tapi intinya sama saja. kadang aku rindu Papa dan Mama, rindu rumah. apalagi saat ujian dan tugas menyerbu tapi kamar dan pakaian minta dibereskan. huhu… kadang dari pagi sampe jam9 malam baru sampe kosan, gak ada tenaga untuk nyuci. kalo kaya gini pasti Papa mijetin aku terus Mama bikinin susu terus dimasakin makanan requestanku *hoalahhhhhhhhhhh, hei umurmu 21 nak!* hehe…

 

sebebas-bebasnya ngekos, tiada tempat sebebas rumah.

betul sekali saudara-saudara, satu-satunya tempat yang bisa kau apakan semaumu adalah rumah. huhuhu

 

oia, tadi malam aku mimpi indah. walau samar dan begitu singkat. hiksss, udah lama gak mimpi itu. mimpi apa? rahasia. haha.. dan seketika mimpi itu membawaku kembali memimpikan sebuah kado kecil. kado yang dua tahun ini begitu kudambakan.

yap, kotak musik. benda yang sangat kudambakan. bukan dengan membelinya, tapi berharap ada seseorang entah siapa yang memberikanku itu sebagai kado. entah mengapa aku begitu menginginkannya. sederhana tapi melebihi hal rumit lainnya. tapi, sampai sekarang, benda ini tak kunjung ada sebagai kado. haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahiks, ya sudahlah..

 

kupikir aku bisa bercerita lebih banyak, ternyata belum bisa😦 aku lagi mau lanjutin baca e-book Jakarta Undercover untuk dua tugas besarku. 400-an halaman, hiks… bye all, GBU.

 

selamat menyambut Natal. damai Natal bersama kita :*

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s