Ringkasan Buku Anak Bajang Menggiring Angin

Pencantuman sumber tulisan dan nama penulis adalah tanda penghargaan atas hak kekayaan intelektual🙂
____________________________________________________________________________________________

Harliati

0806353545

Program Studi Indonesia

Ringkasan Buku Anak Bajang Menggiring Angin

Di sebuah negeri bernama Ayodya hiduplah seorang raja bernama Dasarata. Dasarata adalah sosok raja yang baik, arif, dan bijaksana sehingga ia dapat menjadikan Ayodya sebagai negeri yang damai dan sejahtera.

Pada suatu hari, tibalah saat Dasarata pergi ke hutan untuk berburu rusa. Namun saat mengira ada seekor rusa dan memanahnya, ternyata ia salah memanah, justru memanah seorang pemuda yang sedang mengambil air untuk kedua orang tuanya yang buta. Di sanalah ternyata sang raja memiliki sebuah utang duka cinta di tanah yang dipimpinnya.

Dasarata merasa ada yang membuatnya sedih dan merasa tidak diberkati karena ia tak kunjung diberkahi seorang anakpun dari ketiga istrinya, yaitu Kekayi, Sukasalya, dan Sumitra. Namun setelah melakukan upacara yang dipimpin oleh Begawan Wasista, ketiganya pun hamil. Sukasalya melahirkan Ramawijaya, Kekayi melahirkan Barata, dan Sumitra melahirkan Laksmana dan Satrugna. Di antara keempat anak Dasarata ini, Ramawijaya dipercaya sebagai titisan Batawa Wisnu karena rupawan dan pembawaannya yang damai dan tenang. Keempat putra mahkota tumbuh dan menjadi dewasa dengan pendidikan dan budi pekerti yang baik, berkat bimbingan Begawan Wasista yang tidak henti-hentinya hingga mereka dewasa.

Suatu hari, Wiswamitra memberi perintah pada Ramawijaya agar mengikuti sayembara di negeri Mithila agar dapat menikah dengan putri Sinta. Ramawijaya merasakan kebahagiaan dan cinta yang sangat mendalam pada Sinta. Namun tidak lama setelah itu, ternyata nasib kurang beruntung menghapiri kehidupan Ramawijaya yang seharusnya dinobatkan sebagai raja Ayodya menggantikan ayahnya, Dasarata. Keputusan itu telah disetujui oleh seluruh anggota kerajaan dan rakyat Ayodya, namun yang terjadi Ramawijaya justru diusir dan diasingkan ke Hutan Dandaka oleh ratu Kekayi, ibu tiri Ramawijaya.

Ramawijaya, Sinta, dan Laksmana menjalani kehidupan yang serba sulit dan apa adanya, namun mereka tetap bersyukur dan menikmati pengasingan itu walaupun marabahaya mengancam nyawa mereka. Tak lama setelah kepergian pengasingan itu, Dasarata meninggal dunia karena kesedihannya dan rasa bersalah yang sangat dalam kepada putra tercintanya.

Suatu hari datanglah seorang raksasi bernama Sarpakenaka menjelma sebagai perempuan yang sangat cantik menggoda Laksmana dan Ramawijaya, namun mereka berdua menolaknya. Lalu marahlah perempuan ini dan hendak memaksa Laksmana untuk bersetubuh dengannya. Laksmana yang marah lalu memutuskan hidung raksasi ini hingga dia lari meminta kakaknya, Rahwana untuk membalaskan dendamnya dan menculik Sinta.

Rahwana adalah seorang raksasa yang lahir dengan 10 muka, angkara murka, ganas, dan bersuara keras. Dia menipu Ramawijaya, Laksmana, dan Sinta dengan seekor kijang yang sebenarnya adalah jelmaan raksasa suruhannya. Pada saat Ramawijaya dan Laksmana pergi, Rahwana menjelma menjadi seorang pendeta yang akhirnya mencuri Sinta.

Sepulang dari mencari kijang jelmaan itu, Ramawijaya dan Laksmana baru sadah bahwa mereka baru saja dikelabui. Dan Sinta telah dibawa ke kerajaan Rahwana di Alengka.

Setelah perjalanan panjang Ramawijaya mencari petunjuk ke manakah istrinya dibawa pergi dan siapa pelakunya, Ramawijaya bertemu dengan Sugriwa yang dulu bernama Guwarsi, sang manusia yang telah berubah menjadi kera. Karena Ramawijaya telah memenuhi janjinya, yaitu membunuh Subali, saudara Sugriwa, Sugriwa bersedia membantu Ramawijaya menemukan Sinta, dengan bantuan Hanoman. Ramawijaya memenangkan peperangan melawan Rahwana dan bersatu lagi dengan Sinta, istrinya.

One thought on “Ringkasan Buku Anak Bajang Menggiring Angin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s