Perbandingan Bacaan Anak dan Dewasa

Pencantuman sumber tulisan dan nama penulis adalah tanda penghargaan atas hak kekayaan intelektual🙂

___________________________________________________________________________________________

Tugas II

Harliati / 0806353545

PSA / II / 2009-2010

8 Februari 2010

 

PERBANDINGAN BACAAN ANAK DAN DEWASA

 

Masa kecil merupakan masa yang sangat indah, di mana setiap orang memiliki ceritanya masing-masing, baik suka maupun duka. Dalam dunia anak-anak selalu ada hal dan peristiwa menarik yang dapat teringat hingga tua, baik itu tentang tentang keluarga, teman-teman, sekolah, hingga diri sendiri. Namun tidak hanya itu, dunia anak juga dipenuhi dengan bacaan.

Bacaan anak tentu saja turut mempengaruhi daya pikir dan imajinasi seorang anak, terutama pada masa-masa mencontoh hal-hal yang ada di sekitarnya. Ini membuktikan betapa penting dan besarnya peranan bacaan anak-anak yang ditulis oleh orang dewasa. Walaupun dibuat oleh orang dewasa, bacaan anak-anak harus dibuat berbeda dengan bacaan orang dewasa sesuai dengan kebutuhan anak. Ada beberapa perbedaan sebagai perbandingan bacaan anak dengan orang dewasa, tentu saja perbedaan itu harus diketahui dan dipertahankan.

Sampul buku anak biasanya bergambar karakter lucu dan berwarna-warni sesuai dengan judul dan cerita buku itu. Dengan begini, anak kecil dapat mengerti dengan mudah tentang buku yang akan dibaca. Lain halnya dengan sampul buku bacaan orang dewasa yang biasanya hanya tulisan, gambar abstrak, berwarna monoton, bahkan terkadang membutuhkan waktu beberapa lama bagi seorang pembaca untuk mengerti apa pesan yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca.

Kedua, bahasa yang digunakan dalam bacaan anak adalah bahasa yang ringan dan sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami, sedangkan bahasa yang digunakan dalam bacaan orang dewasa biasanya lebih kompleks, menggunakan bahasa yang lebih rumit, kata-kata serapan, bahkan terkadang menggunakan istilah-istilah dari bidang tertentu.

Ketiga, tema bacaan orang dewasa lebih luas, menyangkut masalah pekerjaan, percintaan, obsesi, politik, ekonomi, dan bidang-bidang lainnya. Pada bacaan anak, tema yang dikenalkan biasanya menyangkut keluarga, peliharaan, teman sepermainan, dan sekolah.

Hal lain yang juga menjadi perbedaan adalah alur yang digunakan dalam cerita. Pada bacaan orang dewasa ada karya-karya sastra yang menggunakan alur campur, bolak-balik sehingga cukup sulit bagi anak untuk membacanya, karena karya-karya sastra untuk anak dibuat satu alur saja. Jika ada flashback, hanya beberapa kali dan sekilas, ide ceritanya tidak dikembangkan lagi.

Selain empat hal di atas, hal yang membedakan antara bacaan anak dengan bacaan orang dewasa adalah jumlah halaman yang lebih tipis karena anak cenderung mudah bosan, sedangkan orang dewasa lebih menyukai hal yang detail yang dijelaskan dengan ketebalan buku bacaannya.

Nama tokoh dalam cerita anak lebih sederhana daripada tokoh bacaan dewasa yang terkadang merupakan nama orang-orang asing. Selain itu, tokoh dalam cerita anak juga diganti dengan julukan, seperti “Si Pintar” dan “Si Malas.”

Beberapa perbedaan yang membandingkan bacaan anak dan orang dewasa yang dijelaskan di atas sekiranya tetap mendapat perhatian oleh penulis-penulis bacaan anak agar dapat dipertahankan, sehingga kualitas bacaan anak tidak berkurang dan menyimpang. Semakin bermutunya bacaan anak, maka semakin bermutu pula sumber daya manusia di masa depan.

 

Pencantuman sumber tulisan dan nama penulis adalah tanda penghargaan atas hak kekayaan intelektual🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s