Peran Kuis Pengetahuan Keluarga

Pencantuman sumber tulisan dan nama penulis adalah tanda penghargaan atas hak kekayaan intelektual🙂

PERAN KUIS PENGETAHUAN KELUARGA

 

Pada hari Sabtu terdapat 20 program yang ditayangkan oleh Global TV, dan salah satu programnya adalah Are You Smarter Than a 5Th Grader? Kuis ini tayang setiap hari Sabtu, pukul 19.00 dan tayang selama 60 menit. Di mana ada Tantowi Yahya sebagai pembawa acara, lalu diganti dengan Nico Siahaan, dan sekarang diganti lagi oleh Indy Barends.

Are You Smarter Than a 5Th Grader? Ini adalah sebuah variety show saduran kuis aslinya di Amerika Serikat, berupa kuis dengan pertanyaan tentang pelajaran anak sekolah dasar (SD), mulai dari kelas I hingga kelas V.  Total hadiah untuk peserta yang berhasil memenangkan kuis ini sebesar 200 juta rupiah. Namun, ada sebuah konsekwensi yang harus dilakukan oleh peserta yang gagal, yaitu menyatakan ia tidak lebih pintar daripada anak kelas V SD. Misalnya saja seorang peserta bernama Andre. Saat Andre gagal dan terhenti sebelum menjawab semua pertanyaan dengan benar, ia harus menyatakan “saya Andre, setinggi apa pun pendidikan saya, ternyata saya tidak lebih pintar dari anak kelas V SD.” Sebuah contoh pembelajaran bertanggung jawab dan berani menanggung risiko dari apa yang mereka (peserta) lakukan.

Gengsi memang, saat seseorang harus menyatakan bahwa mereka tidak lebih pintar daripada anak-anak SD. Akan tetapi, dari sebuah hal kecil seperti mengakui kelemahan peserta (dalam hal ini orang dewasa) dapat menjadi contoh yang baik untuk penonton, terutama anak-anak, bahwa sesungguhnya mengakui kelemahan diri sendiri bukanlah hal yang memalukan.

Konsep kuis ini cukup sederhana, yaitu dengan mengondisikan suasana kuis layaknya suasana dalam sebuah kelas. Ada papan pertanyaan sebagai papan tulis, 5 orang teman kelas (Belinda, Quinsha, Bima, Barrie, dan Namira) yang duduk di bangku mereka masing-masing, seorang pembawa acara sebagai guru/kepala sekolah, dan dua buah mimbar yang terdiri dari satu mimbar peserta dan satu mimbar di samping peserta adalah mimbar milik teman yang akan membantu Si Peserta saat membutuhkan bantuan teman-temannya.

 

 

Peraturan Permainan

Peserta dihadapkan dengan papan tulis yang berisi beberapa pertanyaan sesuai dengan kategori pelajaran, yang nantinya harus dijawab dengan benar. Jika semua pertanyaan dapat dijawab dan diselesaikan dengan tepat, peserta berkesempatan untuk masuk ke dalam babak bonus dengan total hadiah senilai 200 juta rupiah.

Total pertanyaan adalah 10 pertanyaan dengan urutan hadiah, mulai dari pertanyaan pertama senilai 500 ribu, pertanyaan kedua senilai 1 juta, lalu 2,5 juta, 5 juta, 7,5 juta sebagai titik aman, 15 juta, hingga 100 juta rupiah pada pertanyaan kesepuluh. Titik aman yang dimaksud adalah nilai minimum yang dapat dibawa pulang peserta jika di pertanyaan-pertanyaan selanjutnya tidak dapat dijawab dengan benar oleh peserta, sehingga jika peserta telah melewati pertanyaan kelima, ia telah dipastikan membawa hadiah 7,5 juta, bukan dengan tangan kosong.

Saat berlangsungnya kuis, peserta diperbolehkan memilih satu di antara lima teman yang merupakan anak-anak kelas 5 SD. Kelima anak itu akan mencari perhatian peserta untuk memilih dirinya dan berada di samping peserta. Anak yang dipilih boleh membantu peserta dalam menjawab pertanyaan jika pada pertanyaan itu ada yang tidak dapat dijawab.

Bantuan yang tersedia ada tiga bagian, yaitu intip, salin, dan aman. Kedua pilihan bantuan yaitu intip dan salin dapat digunakan kapan pun peserta membutuhkannya, sedangkan pilihan bantuan aman secara otomatis digunakan saat peserta telah menjawab pertanyaan dengan jawaban yang salah.

Cara penggunaan pilihan intip adalah peserta melihat jawaban teman yang ada di sampingnya, lalu memutuskan mengikuti jawaban teman yang di samping itu atau memilih jawabannya sendiri. Pada bantuan salin, peserta melihat jawaban teman di sampingnya dan harus mengikuti jawaban itu, walaupun ternyata jawaban itu salah. Pilihan bantuan yang terakhir adalah bantuan aman. Saat jawaban peserta salah, tetapi teman di sampingnya menjawab dengan benar, peserta akan tetap maju ke pertanyaan selanjutnya dan dibenarkan secara otomatis dengan jawaban temannya.

Cara bermain dalam kuis ini memang tidak begitu rumit. Pertanyaan dan jawaban yang diberikan pula tidak begitu panjang dan rumit. Hal yang ditanyakan tentu saja adalah materi pelajaran yang telah diperkenalkan di sekolah. Pertanyaan-pertanyaan dalam kuis antara lain adalah pelajaran matematika, bahasa Inggris, bahasa Indonesia, penjaskes, ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial.

Pembahasan pertanyaan ini tentu saja memiliki manfaat. Selain penonton yang masih berada di tingkatan pendidikan sekolah dasar, para pelajar dan orang dewasa dapat mengingat lagi pengetahuan yang mungkin saja terlupa setelah lepas dari bangku sekolah dasar.

Kuis yang diperuntukkan untuk semua umur ini ditayangkan pada waktu yang strategis, yaitu hari Sabtu saat keesokan harinya anak-anak libur dan pada pukul 19.00 WIB di saat orang tua dapat menemani dan membimbing anak-anak, sehingga anak-anak dapat memperoleh penjelasan dari orang tua. Walau hanya berisi beberapa pertanyaan, menonton program TV ini menjadi cara bermain dan belajar. Dengan cara yang lebih ringan, anak-anak dapat mengerti pelajaran dengan mudah.

Are You Smarter Than a 5Th Grader? juga menyisipkan pengalaman-pengalaman pribadi peserta di tengah-tengah kuis. Setelah mengenalkan biografi peserta secara singkat dan memperlihatkan foto peserta sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar, pembawa acara juga menceritakan beberapa kisah menarik dan prestasi yang pernah diraih peserta. Misalnya saja pada episode tayang tanggal 27 Maret 2010, Indy Barends memberitahu beberapa prestasi dan nilai-nilai tinggi peserta dalam mata pelajaran matematika dan setelah itu disusul dengan ketrampilan peserta yang dapat menyusun lego-lego menjadi sebuah pesawat terbang. Saat itu peserta juga mengajarkan kelima anak sebagai murid yang lain tentang bagaimana cara membuat pesawat dari lego.

Cerita-cerita tentang prestasi dan pengalaman menarik yang dulu diperoleh peserta dapat memotivasi seluruh anak untuk rajin belajar dan meningkatkan prestasi mereka di sekolah dan di bidang lain yang disenangi masing-masing anak. Dimulai dengan hal-hal kecil berupa cerita peserta, dapat menjadi contoh yang dapat diikuti oleh anak-anak.

Interaksi Sang Kepala Sekolah atau guru tidak hanya dengan peserta, tetapi juga dengan kelima anak yang membantu peserta. Tidak jarang, guru yang adalah pembawa acara bertanya tentang prestasi apa saja yang baru didapatkan oleh kelima anak itu. Tak ketinggalan pula dengan pertanyaan seputar nilai raport atau ujian mereka.

Hal yang dapat menjadi poin tambahan dalam kuis ini adalah candaan-candaan sehat yang dilontarkan pembawa acara agar ketegangan dalam menjawab soal dapat hilang, sehingga jalannya permainan dapat menjadi lebih santai dan konsentrasi. Candaan yang sehat adalah candaan ringan berupa cerita-cerita lucu atau tebakan untuk anak kecil dan tidak mengandung unsur seks dan sara.

Jika dibandingkan dengan tontonan keluarga pada umumnya, dan anak pada khususnya, kuis pengetahuan seperti ini jauh lebih baik dan mendidik. Bandingkan saja dengan sinetron-sinetron seperti Cinta Fitri yang di dalamnya ada banyak tindakan kekerasan dan kejahatan atau Opera van Java, program komedi namun di dalamnya terlalu banyak adegan kekerasan yang dianggap menimbulkan kelucuan, yang sebenarnya juga akan merusak moral orang-orang yang salah mengartikan tayangan-tayangan itu.

Sebuah kenyataan bahwa di antara beberapa stasiun TV swasta yang besar, hanya ada satu kuis yang menantang pesertanya dalam hal pengetahuan dengan disajikan menarik. Padahal, manfaat tontonan seperti ini lebih mendidik dan berguna untuk penontonnya.

Namun, di antara semua hal-hal positif yang ditampakkan dalam kuis pengetahuan ini, ada satu hal yang merupakan kelemahan kuis ini, dan merupakan kelemahan bangsa Indonesia yang telah menjadi kebiasaan, yaitu dari hal pilihan bantuan. Ketiga pilihan bantuan yaitu salin, intip, dan aman adalah bantuan yang sebenarnya adalah contoh perilaku mencontek.

Tanpa disadari, pilihan-pilihan bantuan yang diterapkan dalam panggung kuis sebagai sebuah kelas dalam sekolah dasar adalah hal mencontek pekerjaan teman. Peserta sebagai murid seharusnya wajib mengerjakan dan menyelesaikan soal-soal yang ada di hadapannya, sebagai konsekwensi mengikuti kuis pengetahuan sebagai ujian di sekolah. Akan tetapi, dengan adanya pilihan bantuan itu membenarkan peserta menjawab pertanyaan kuis dengan jawaban temannya. Dengan kata lain, adanya pilihan bantuan seperti itu mendukung pelajar untuk mencontek atau bekerja sama dengan temannya untuk menyelesaikan tugas ujian. Sebuah hal yang negatif.

Jika begitu, mengapa pilihan bantuan yang ditawarkan tidak diubah dengan pilihan bantuan lain yang lebih jujur, dengan menggunakan kemampuan peserta dengan baik? Ada banyak alternatif bantuan yang dapat diperoleh dan menggantikan ketiga pilihan bantuan yang kurang sehat ini. Misalnya saja dengan pemberian petunjuk seputar jawaban yang dimaksudnya, atau beberapa kosa-kata yang dapat membantu mengingatkan peserta dengan hal atau pengetahuan yang dimilikinya, namun karena waktu atau tegang, justru dilupakan. Hal lain yang dapat dicoba adalah memberikan jawaban berupa pilihan ganda yang di antaranya ada sebuah jawaban yang tepat. Beberapa cara ini terasa lebih positif dan layak, karena yang menjawab sepenuhnya adalah peserta sendiri, bukan orang lain dan kemampuan yang diandalkan adalah kemampuan sendiri.

Dengan beberapa perbaikan yang diusulkan, tentu saja kuis ini dapat menjadi lebih maju, bermanfaat, dan menjadi contoh yang baik untuk bangsa Indonesia, terutama untuk berusaha dan belajar lebih giat dan berani untuk mempertanggungjawabkan jawabannya sendiri. Menyadari hal-hal kecil dan sederhana seperti ini jelas akan berguna untuk siapa saja. Baik anak, maupun orang dewasa. Sebuah tontonan yang tepat, di waktu yang tepat, dan target pemirsa yang tepat akan menjadi suatu hal yang hebat.

 

Sumber data :

Pencantuman sumber tulisan dan nama penulis adalah tanda penghargaan atas hak kekayaan intelektual🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s