26 Amanat Raumanen (Marianne Kattopo)

26 Amanat Raumanen (Marianne Kattopo)

Judul : Raumanen

Penulis : Marianne Kattopo

Jenis : Fiksi, percintaan, keluarga, kebudayaan suku, masyarakat Indonesia.

Novel Raumanen

Kalau mencari resensi Raumanen, saya rasa tidak sulit, tinggal mencari di internet, akan muncul banyak resensi. Makanya, saya nulis ini. huuheueuh.

Berikut adalah amanat-amanat yang bisa saya tangkap dari Raumanen, dengan harapan teman-teman dapat memutuskan mau membaca atau tidak novel ini (yah, sebaiknya semua karya sastra dibaca) dan bisa memberi tambahan pendapat setelah membacanya juga. Wokkeh?

1.Kita jangan memaksakan kehendak. Tiap orang berhak memilih jalan hidupnya masing-masing.

2.Kita tidak boleh bersikap otoriter, kecuali emang berkumis kaya’ Hitler >.<

3.Jangan suka membual dan berjanji palsu (kampanye parpol, bu?😛 )

4.Kita (apalagi perempuan) jangan mau dibohongi, mudah dirayu, diiming-imingi.

5.Jangan merasa paling benar, belum tentu apa yang kita pikirkan sejalan dengan pikiran orang lain.

6.Bertanggungjawablah. Jangan lempar durian, sembunyi kaki.

7.Berusahalah untuk tidak merugikan orang lain, walau dalam ilmu sosiologi yang saya pelajari, perbenturan hak dan kepentingan tiap anggota masyarakat itu pasti terjadi.

8.Perjuangkan cinta jika yakin itu adalah sejati! Jangan untuk cinta murahan yang sia-sia.

9.Berpendirianlah. Berkarakter. Kaya’ batu karang getoh…

10.Jangan lemah. Ayo! Ayo! :PP

11.Seks ada 2 dan memang beda, tapi gender tetap setara. Jadi laki-laki atau perempuan sama saja (ini materi kuliah mpk agama, trims Bu Vina) tinggal bagaimana diri sendiri yang membuat orang2 di sekeliling kita menyadarinya.

12.Peka terhadap sesama. Keep respect.

13.Kita juga bertanggung jawab atas diri keluarga dan teman-teman kita.

14.Jangan jadi playboy/playgirl. Ingat hukum tabur-tuai aja.

Maksudnya gini loh, kalo kamu ga jadi co/ce yang baik, sedangkan pacar kamu orang baik2, suatu saat istri/suami kamu juga pasti orang yang ga baik. Bgitupun sbaliknya. (ini intermezzo waktu kelas fonologi, trims Bu Sri)

15.Hindari bepergian sendiri atau berduaan dengan orang yang di-cap jelek. kadang2, kita harus percaya kata2 orang, apalagi kata teman kita. Teman pasti ga mau ngeliat temannya celaka.

16.Ingat, Jakarta (dan sekitarnya) itu kejam. Di mana-mana juga sih..

17.Pintar-pintarlah bergaoool, apalagi pilih pacar.

18.Jagolah membawa diri. Be trendsetter, not follower. Jah…

19.Berpikir dulu sebelum melakukan sesuatu (khususnya hal-hal yang ga biasa kita temui)

20.Jangan main panjar-panjaran sebelum nikah. Bazaar kali pake panjar.

21.Kita jangan malu-malu tapi mau ditipu. Berhadapan dengan kadal, kita harus jadi buaya. Hhhhhuuuah.

22.Banyak-banyak bersyukur, karena setiap jalan yang kita lalui adalah kehendak Tuhan.

23.Aktif dalam kegiatan kerohanian tidak menjamin, yang menjamin adalah takut akan Tuhan.

24.Jangan gegabah.

25.Saat kita yakin akan sesuatu, kita juga harus menerima kenyataan dengan orang2 di sekeliling sesuatu itu.

26.Love is blind. =)) tapi ga blind2 amat sih. hoho.

Ada beberapa poin yang saya tulis sendiri, tapi justru menegur saya juga. Heuheuheu.

Semoga poin-poin ini bermanfaat. Selamat membaca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s